“KRIIIINGGGG!!!!”
Suara beker yang sangat keras membangunkanku dari tidurku yang tak lelap.
“KRIIIIINGGG!!!” Dengan kesal kumatikan beker itu. Ya ampun, hampir saja kubanting saking kesalnya.
“Pagi sayang.” Kubalikkan badanku, terdapat Ayunda yang juga terbangun. Wajahnya begitu cantik meski rambutnya acak-acakan karena baru bangun tidur.
Kukira setelah bangun aku akan menjalani hidupku seperti biasa, tapi lagi-lagi ia kembali kemari set...