Dunia ini ramai, Kekasihku. Tetapi aku tidak ‘melihat’ siapapun selainmu.
***
1984.
Surai sekelam jelaga itu dibiarkan tergerai di kedua bahunya, topi rajut dengan warna merah muda di kepalanya, menambah keindahan parasnya. Seolah ia tercipta memang untuk dikagumi. Seakan Tuhan sedang tersenyum ketika dirinya diciptakan.
Keberkahan menaunginya, serta keberuntungan menyertainya sepanjang usia.
Sesuai makna dari namanya, Lentera Jiwa, dirinya d...