Natal di Ujung Gang

Oleh: Dimas Hendra

Hujan turun dengan ragu sore itu, seolah enggan benar-benar membasahi bumi, hanya menggantung di udara sebagai kabut tipis yang dingin di atas kota kecil ini. Di ujung gang yang sempit, lampu teras sebuah rumah kecil sudah menyala, membiaskan cahaya kuning yang pucat ketika Tanto mematikan mesin motornya. Seragam pegawai negeri yang ia kenakan masih tampak rapi, meski bahunya mengisyaratkan beban hari yang panjang; rapat yang melelahkan, tumpukan...

Baca selengkapnya →