Nic-Air 28 dan Cintanya

Oleh: Dewi Fortuna

Nic-Air 28 dan Cintanya

Tiga tahun Dewi nunggu satu kepastian. Setiap ketukan di pintu kos, setiap wajah memar Arta Grandi, selalu membuat dia bertanya, "Apa dia punya rasa yang sama?"

Sampai suatu malam, pesawat kertas biru itu bicara lebih jujur dari mulutnya. “Kalau suatu hari gue landing, janji jangan pergi.”

Tapi landing di mana?  

Jika dia akhirnya datang, apakah Dewi masih ada di sana?

Sebuah cerita pendek tentang cinta yang bertahan dalam...

Baca selengkapnya →