Aku jatuh cinta padanya karena dia selalu masuk lima menit tepat sebelum jam masuk kantor. Tidak lebih dan tidak kurang satu detik pun. Pas sekali menjadi istriku. Dia akan mampu memenuhi standar kehidupan yang aku inginkan. Presisi, praktis, dan idealis.
Dia mengingatkanku pada masa muda. Idealis dan penuh semangat. Seperti versi mudaku. Karena itu aku mencintainya, dia mirip aku dulu.
Sekarang, di usiaku di pertengahan tiga puluh dengan semua d...