Parfum Pheromon Beraroma Mistis

Oleh: cahyo laras

Semua ini bermula dari rasa insecure yang melanda diriku. Belakangan ini, Feby istriku yang tercinta sekaligus penguasa tunggal remot TV dan selimut, terasa agak dingin. Bukan, bukan dingin mayat (tunggu, analogi ini buruk mengingat apa yang akan terjadi), tapi dingin sikapnya.

Setiap malam, dia lebih memilih memeluk guling sambil senyum-senyum nonton drama Korea yang aktornya mukanya lebih mulus dari pantat bayi, daripada memelukku, suaminya ya...

Baca selengkapnya →