****
Butiran-butiran salju perlahan turun ke atas kepala Carlyn-perempuan berambut coklat gelap yang tengah terduduk di kursi besi di samping jalan bersalju yang di penuhi deretan pohon pinus.
Sejak sore, perempuan itu duduk di sana dengan bunga mawar putih yang ia letakkan di sampingnya. Tatapan matanya tidak beralih sedikit pun dari hamparan salju yang memenuhi jalanan di mana jalan tersebut tidak dilewati oleh orang banyak.
"Sampai kapan kau akan terus-menerus seperti ini, Carlyn? Semua yang kau lakukan tidak akan mengembalikanku ke dunia lagi," ucap seorang pria yang sudah sejak lama berdiri tepat di sampingnya.
Namun, Carlyn hanya bergeming. Miles-kekasihnya yang sudah meninggal dunia sejak lima tahun lalu itu sangat sadar jika Carlyn tidak dapat mendengar ocehannya. Sebanyak apa pun ia mengoceh, Carlyn akan tetap menjadi...