Patung Pahlawan

Oleh: Yanti Soeparmo

“Apa pentingnya patung bajingan itu dibuat?”

Kalimat sarkastis itu menerpa pendengaranku, tatkala berlangsung peresmian patung Pak Kapten, seorang pejuang kemerdekaan. Pak Kapten terkubur di taman makam pahlawan, di kota kecil tempatku tumbuh.

Kuncen taman makam pahlawan berkisah kepada para pengunjung, katanya pernah ada pasukan tentara yang dipimpin oleh seorang letnan. Nama pasukan itu adalah Kompi X. Pasca proklamasi kemerdekaan, Kompi X getol melakukan penghadangan terhadap pasukan asing yang hendak kembali menguasai negeri ini. Hingga suatu saat, pasukan asing dikerahkan untuk memburu Kompi X. Di tepi sebuah desa yang bernama Babakan, terjadi pertempuran sengit. Duapuluh orang personel Kompi X  gugur ditembak oleh pasukan asing, termasuk letnan yang menjadi komandan Kompi X. Kemudian warga desa menguburkan mereka di areal hutan bambu dekat Desa Babakan.

Beberapa tahun kemudian, hutan bambu itu dibabat, hanya disisakan serumpun bambu kuning. Pekuburan itu diresmikan oleh pemerintah setemp...

Baca selengkapnya →