Pelabuhan Kata yang Hilang

Oleh: Amir Ghozaly Prasetyo

Lelaki tua itu bernama Arlo, dan ia memiliki sebuah pekerjaan yang tidak pernah tercantum di papan lowongan kerja mana pun di dunia: ia adalah seorang pengumpul detik yang terbuang.

Setiap sore, ketika matahari mulai tenggelam dan melukis langit Teluk Seruni dengan warna jingga keemasan, Arlo akan berjalan perlahan menyusuri dermaga kayu yang sudah lapuk. Kayu-kayu itu menderit di bawah pijakan kakinya, menyanyikan lagu lama tentang masa lalu yang perlahan dilupa...

Baca selengkapnya →