Pemerkosa Akal

Oleh: Titin Widyawati

Bermula dari kecil.

‘Ayah selalu mengajariku untuk melompat, apa pun caranya dilakukan agar mendapatkan lompatan yang teramat tinggi, namun apakah ayah tahu jika fisik dan akal pikiranku belum sanggup mengangkat beban di atas udara? Pernahkah ayah berpikir mengapa aku seperti ini?’

Slamet bertubuh ringkih itu mengulang-ulang kalimat yang dibacanya di sebuah lembaran kertas lusuh, yang dikirimnya beberapa minggu lalu dari sel tahanan. Pesan ...

Baca selengkapnya →