Pencitraan Di Depan Mertua

Oleh: cahyo laras

Jumat sore yang mendung. Langit seolah tahu nasibku akan segera kelabu. Aku sedang rebahan di sofa dengan posisi ternyaman sedunia, kaki di sandaran kepala, kepala menggantung ke bawah, sambil mengunyah keripik singkong pedas. Dasterku bolong sedikit di ketiak (ventilasi alami), dan rambutku dicepol asal-asalan menyerupai sarang burung manyar.

Tiba-tiba, Hanif keluar dari kamar sambil memegang HP. Wajahnya pucat, sepucat mayat yang baru bangkit d...

Baca selengkapnya →