Diraih gelas putih yang berada disamping laptopnya menemani sang pemilik yang fokus memandang layar laptop. Meneguk sesaat lalu menghela napas panjang, lusa deadline untuk naskah novelnya dan ia baru merevisi setengah dari naskahnya kembali menghela napas kemudian berpaling ke arah jam dinding dan terkejut.
“Aku harus cepat tidur!” latanya dengan gerakan terburu-buru. Diatikan laptopnya dan setelah itu pergi, “Aku pasti akan dimarahi.” Beruntung pada esokan hari Ibunya terlabat banging, begitu j...