PEREMPUAN DALAM KABUT INGATAN

Oleh: Septia Arya Nugraha

Malam turun pelan di atas atap seng rumah kayu ini. Angin menyusup lewat celah-celah dinding papan yang tak pernah benar-benar rapat, membawa dingin yang lebih jujur daripada banyak kata perpisahan. Lampu kecil di sudut kamar menyala redup, seperti sengaja mengingatkan bahwa tidak semua yang terang itu menenangkan.

Aku duduk sendiri di atas lantai kayu yang mulai aus dimakan waktu. Tak ada yang istimewa dari tempat ini hanya ruang sempit, bau kayu...

Baca selengkapnya →