Pertemuan di Kereta Bawah Tanah

Oleh: Muhammad Ibrahim


Kereta bawah tanah Chicago selalu memiliki ceritanya sendiri. Pagi itu, Nicholas menatap kosong ke arah jendela yang hanya memantulkan bayangan wajahnya sendiri. Di luar sana, hanya ada kegelapan terowongan yang sesekali berkedip oleh lampu-lampu pucat. Sudah tiga minggu ia bermimpi hal yang sama: neneknya berdiri di ujung gerbong kereta, membawa secangkir teh panas yang mengepul dan sepiring tempe goreng. Setiap kali ia mencoba mendekat, sosok i...

Baca selengkapnya →