Angin pun berhembus dan menerpa badannya yang tampak lesu dan juga lelah dia hanya tertunduk dengan sesekali memandangi orang-orang yang berlalu lalang dan sesekali menengok begitu ramainya deru kerumunan manusia di alun-alun kota Blitar ini, lalu ia kembali menundukkan kepalanya. Hingga beberapa lama kemudian terkejutlah dia.
Karena dari sepuluh ribu orang yang berlalu lalang, ada seorang pengamen yang memetik gitarnya seraya melantunkan lagu-lag...