Pria yang Senyumnya Dibeli

Oleh: Muhammad Zein Hanafi

Aku tak tahu berapa kali bertemu dengannya, tapi aku kenal siapa yang bertanya. Bagaimana memberi tahunya ya? Kami memang sering duduk bersama dan aku mendengarkan ceritanya, tapi bukan karena itu aku mengenalnya. Dia yang terkenal. Namanya kondang di penjuru kota. Dia murah senyum. Dia juga baik, dan tak lupa untuk selalu ringan tangan melakukan kebaikan. Sapaan selalu berada di ujung bibirnya ke mana pun ia pergi. Itulah yang menjadi gambaran dari dirinya yang ada pada benak orang-orang di kota ini. Kami selalu memanggilnya dengan sebutan Si Murah Senyum. Sebab, yang murah senyum di kota ini hanya ada dua. Dia salah satunya. Dan saat aku ...

Baca selengkapnya →