The RAKA’S Retro caffe di bilangan Tebet, selatan Jakarta, sedang ramai pengunjung. Menempati sebuah bangunan berarsitektur Belanda, warisan keluarga Raka -si pemilik kafe.
Di halaman belakang yang rindang oleh beringin tua, aroma kopi sangrai yang sedang digiling, begitu harum terendus. Berpadu dengan dentingan sendok dan musik cool jazz yang lembut dan tenang , mengalun dari gramophone.
Salsa, salah satu pengunjung, sedang sibuk vlogging.
“Halo gaes, fix, no debat! Jadi, menurutku ini latte terenak se-jabodetabek,” ujarnya penuh semangat.
Kemudian gadis itu menaruh sendok kecil di tatakan cangkirnya.
Pluk!
Sendok jatuh ke rumput.
“Uups, ceroboh banget aku,” gumamnya sambil memungut sendok dengan cepat.
Salsa kemudian melanjutkan reviewnya. Cuma tujuh kali tarikan napas, sendok itu jatuh lagi. Kali ini sepe...