Aku tahu Adhit akan pergi ke sungai itu. Entah bagaimana menjelaskannya, tapi aku sangat yakin, ia akan kembali saat ini juga ke sana. Mungkin karena sejak tadi pagi, bayangan punggungnya yang lama memandang aliran air itu terus tertinggal di kepalaku. Bahkan saat ia tertawa, ada jeda-jeda aneh yang terasa kosong. Dan aku baru menyadari itu sekarang. Atau bisa jadi karena aku mulai mengenalnya. Dan bagiku itu yang paling menakutkan.
Aku bergegas keluar rumah tanpa berkata apa-apa lagi pada orang rumah. Sekali ini aku memilih mengabaikan logika dan men...