Renjana Pulau Bungin

Oleh: mareta amelia

Hujan mulai mengguyur kota Venetie Van Java. Titik - titik air nampak asyik menari di jalan beraspal. Daun mulai berguguran. Aku menatap hujan dari balik jendela gedung lantai lima dengan takjub. Melihat lalu lintas jalan dan seorang anak kecil yang berjalan berdua dengan ibunya, sesekali menadahkan tangannya, menunggu hujan membasahi telapak tangannya. Lamunanku buyar sesaat pintu bergetar.

Seorang laki - laki berumur 40 tahun itu masuk lalu memberitahuku kalau aku ditugaskan pergi ke ...

Baca selengkapnya →