Rintik yang Menyimpan Tawa

Oleh: Ezra Jo

Rintik yang Menyimpan Tawa

Pagi itu gerimis turun tipis, mengetuk-ngetuk keramik teras rumah tua keluarga Rendy.

Di tangannya, sebuah album foto berdebu terbuka di halaman pertama. Tiga remaja berseragam putih-abu-abu, lengan digulung sampai siku, nyengir lebar ke kamera. Di tengah, Bima. Tangannya melingkar di leher Rendy dan Galang, matanya sampai sipit karena tawanya yang lepas.

Bima memang begitu. Dia pusatnya. Gravitasinya.

Setiap kali Rendy dan Galang ribut karena hal sepele — soal contekan, soal siapa yang jajanin — Bima yang selalu datang jadi ...

Baca selengkapnya →