Risalah Hati

Oleh: Riverside Village

Sore di kedai kopi beratap kaca itu terasa merambat lambat. Suara berdenting dari cangkir porselen dan aroma biji kopi yang disangrai melayang di udara, beradu dengan suara hujan gerimis yang mengetuk kaca jendela luar.

Di meja pojok dekat jendela, Kirana menopang dagunya. Matanya menatap kosong ke arah genangan air di luar. Jemari tangannya yang kurus tanpa sadar mengusir bulir busa cappuccinonya yang sudah berjam-jam mendingin.

"Dia bahkan nggak ...

Baca selengkapnya →