Malam itu hujan turun tipis di luar jendela kamar Arga. Tidak deras, tapi hanya cukup untuk membuat lampu jalan terlihat seperti titik-titik cahaya yang kabur.
Arga duduk di kursinya sambil menatap layar ponsel. Jam sudah menunjukkan pukul 23.41. Seharusnya ia sudah tidur, tapi satu pesan di layar membuatnya tidak bisa memejamkan mata.
Pesan itu dari Clara. Clara memang bukan siapa-siapa secara resmi dalam hidupnya. Mereka belum pernah jadian. Tidak ...