Langit sore selalu punya cara yang sama untuk mengingatkan mereka pada masa kecil, warna jingga yang lembut, seperti pelukan yang tidak pernah benar-benar pergi.
Di sebuah gang kecil yang dipenuhi suara anak-anak dan aroma gorengan dari ujung jalan, dua anak perempuan pernah tumbuh bersama tanpa tahu arti “perpisahan.”
“Aku duluan sampai!”
“Eh curang! Kamu lari!”
Tawa itu pecah lagi. Selalu begitu.
Jena dan Vela.
Dua nama yang hampir selalu...