Dimas Prakoso dikenal sebagai salah satu pegawai paling cemerlang di kantor pusat sebuah perusahaan distribusi besar di Jakarta. Sejak bergabung lima tahun lalu sebagai staf analis biasa, namanya hampir selalu muncul dalam setiap laporan pencapaian divisi. Ia datang paling pagi, pulang paling akhir, dan hampir tidak pernah mengeluh meski beban kerjanya sering kali jauh melebihi rekan-rekan seangkatannya.
Kerja kerasnya tidak sia-sia. Hampir setiap tahun Dimas mendapat kenaikan gaji dan promosi jabatan, bahkan di usia yang masih tergolong muda, ia sudah dipercaya memegang proyek-proyek penting yang biasanya hanya diberikan kepada karyawan senior. Atasannya, Pak Hartono, tidak pernah men...