Rumah-Rumah yang Pernah Menolak Kami

Oleh: Septia Arya Nugraha

Perjalanan ini selalu menjadi percakapan panjang di dalam hidupku. Ia seperti hujan yang tidak benar-benar reda; kadang berhenti sebentar, lalu turun lagi dengan kenangan yang berbeda. Setiap hari aku selalu membayangkan bahwa semua ini akan selesai pada waktunya. Selesai dalam bentuk yang paling baik, atau setidaknya selesai dengan cara yang pantas untuk dikenang.

Malam itu aku duduk di teras rumah, di atas meja yang lapuk terbuat dari baling-bal...

Baca selengkapnya →