Rumah yang Tidak Boleh Kutinggali 2

Oleh: Sekar Kinanthi

Aku hampir menemukan rumah pada seorang perempuan bernama Nara.

Tutur katanya lembut. Senyumnya selalu datang pada waktu yang tidak terduga. Tatapannya entah bagaimana mampu membuat beban yang selama ini kupikul terasa sedikit lebih ringan. Aku tidak tahu apakah aku yang mengidealkan Nara atau memang benar-benar jatuh cinta kepadanya.

Mungkin keduanya.

Sejak pertama melihatnya, ia sudah berbeda di mataku. Nara tidak pernah berusaha membuatku merasa ...

Baca selengkapnya →