SAMPAI MAUT MENYATUKAN

Oleh: Atis Dee Jay


Begitu mobil keluar dari parkiran, derai hujan memberondong atapnya. Suara riuh menerjang kabin mengalahkan riuhnya suara ibu-ibu ketika arisan RT. Kaca depan seketika kabur terlanda ribuan butiran air yang menghunjam cepat. Pandangan mata hanya bisa meraih beberapa belas meter ke depan, sisanya membentur derai hujan yang membentuk tirai putih pekat.

Sakris, yang memegang kemudi, adalah seorang wanita muda berambut panjang dikuncir kuda, dengan blus putih dan seuntai kalung keemasan melingkar di leher jenjangnya yang berkulit putih bersih. Pandangan matanya teduh sedikit waspada mengawasi medan. Temannya, Sibil, duduk di sebelahnya, berambut pendek gaya layered bob, berjam...

Baca selengkapnya →