Satu bungkus cinta

Oleh: Nabilla Shafira

Ramai dengan penuh obrolan serta tercium aroma makanan yang menguar memenuhi langit kedai minimalis. Dengan gerakan gesit membalikkan dadar telur aneka toping kemudian memindahkannua ke atas piring lalu memberikannya kepada pelayan yang sudah ia panggil untuk mengambil orderan, tangannya terus bergerak dan sesekali mendongak menerima pesanan baru. Akan tetapi gerakannya terhenti saar sadar salah satu bahan ada yang sudah kosong, pemuda berkacamata itu memanggil teman di...

Baca selengkapnya →