Segel

Oleh: Ananda Balqis

Tiar terduduk di sudut ruangan yang tinggal separuh. Seluruh tubuhnya nampak bergetar. Dia ingin menangis–tentu saja. Tapi ia terlampau takut. Semua yang terjadi di hadapannya terjadi begitu cepat. Terlalu tiba-tiba.

Semua yang telah terjadi itu...

‘Nak, pergilah ke tempat Simbah. Berlindung di sana. Monster-monster itu tak akan bisa mendekatimu. Ibu akan baik—’

Tiar segera menggeleng kuat, memotong, ‘Tiar tidak mau pergi jika Ibu tidak ik...

Baca selengkapnya →