Sejajar, Bukan Menyatu

Oleh: Athena Atlantia Muara

Malam ini udara di luar terasa sangat dingin. Sejak tadi aku hanya berguling-guling di atas kasur, hingga akhirnya memilih untuk duduk. Netra hitamku melirik ke arah jam yang tergantung di dinding kamarku.

 “Sudah masuk tengah malam, ya?” gumamku lirih.

 Karena tak bisa kunjung tidur, aku pun berdiri dan berjalan mengelilingi kamar, berharap rasa lelah segera datang dan dapat menidurkanku.

 Namun, setelah hampir setengah jam berkeliling, rasa kantuk tak kunjung muncul. Sebaliknya, kakiku justru mulai merasa sediki...

Baca selengkapnya →