Ada masa dalam hidupku ketika setiap pagi selalu dimulai dengan dua hal yang sama: suara Ibu dan aroma dapur.
Dulu, keduanya terasa seperti alarm paling menyebalkan di dunia bagiku.
Suara Ibu yang terkadang cerewet dan tak pernah kehabisan kata untuk mengingatkanku bangun, mandi, sarapan, dan jangan lupa bawa buku.
Aroma bawang putih yang ditumis pelan, nasi yang baru matang, wajan yang mendesis seperti menyapa pagi.
Kadang aku berpura-pura tidur leb...