Senandung Sunyi di Ujung Senja
Gerimis sore itu seolah ikut menangis, membasahi kaca jendela kamar nomor 402 rumah sakit yang mulai memburam oleh uap dingin. Di dalam ruangan bernuansa putih pucat yang sunyi itu, Aris duduk terpaku di sebuah kursi besi yang dingin. Di hadapannya, terbaring sosok yang paling berharga dalam hidupnya. Rio, sahabatnya sejak mereka masih mengenakan seragam merah putih, kini tampak begitu kecil di balik selimut putih...