Sepucuk surat dibawah pohon kenari

Oleh: Rais Tri andika

Sepucuk Surat di Bawah Pohon Kenari

 

Di sudut halaman rumah tua yang cat temboknya berwarna putih gading mulai memudar dimakan hujan dan panas matahari, berdiri sebatang pohon kenari yang sudah puluhan tahun menaungi tempat itu. Batangnya besar dan kokoh, kulit kayunya berkerut-kerut seperti garis waktu yang terukir rapi. Dahan-dahannya merentang luas, menumbuhkan dedaunan yang rimbun hingga membentuk payung alami yang meneduhkan siang yang terik. Di musim buah, biji kenari yang jatuh berde...

Baca selengkapnya →