Setusuk Telur Gulung

Oleh: Rin

“Bang, seperti biasa ya. Pakai saus” kata ku pada Abang pedagang kaki lima langganan ku. Ku rogoh saku tas bagian depan mencari pomsel dan mematikan koneksi earphone. Kupandangi panci penggorengan, minyak yang mendidih itu menarik perhatian. Sudah lama rasanya aku tidak makan telur gulung, mungkin sekitar dua hari yang lalu. 

“Baru pulang kerja, Kak?”, lamunanku buyar. Tatapannya singkat tapi cukup lama untuk menunggu jawaban. Meski sudah...

Baca selengkapnya →