Si Hitam Bernama Beruntung.

Oleh: P12

Pasar Beringin bukanlah tempat bagi mereka yang lemah, apalagi bagi seekor kucing yang lahir dengan warna yang salah. Di sana, bau amis ikan asin bercampur dengan aroma sayuran busuk dan asap knalpot angkot yang menderu di gerbang depan. Bagi Lucky, pasar ini adalah semesta yang kejam.

Lucky adalah jelaga yang bernapas. Bulunya hitam pekat, jenis hitam yang seolah menyerap cahaya lampu neon pasar yang berkedip-kedip. Satu-satunya warna yang ia miliki adalah sepasang mata kuning besar yang bersinar seperti dua koin emas yang jatuh di selokan. Nama "Lucky" bukanlah pemberian majikan yang sayang padanya. Nama itu ia "curi" dari percakapan seorang turis asing bertahun-tahun lalu yang pernah mengelusnya sekali sebelum ditarik pergi oleh pemandunya yang ketakutan.

"Jangan sentuh itu, itu kucing sial!" teriak si pemandu kala itu.

Lucky tidak mengerti kata "sial", tapi dia tahu rasa sakit dari tendangan sepatu bot Pak Darma, sang penjual daging. Pak Darma adalah musuh bebuyutan Lucky. Pria bertubuh tambun it...

Baca selengkapnya →