"Jangan tempatkan hatimu untuk makhluk yang fana. Tapi, tempatkan hatimu untuk Sang Pencipta yang abadi." — Aisyah Humaira
Di bawah keteduhan pohon taman kota Kairo, sepasang mata Aisyah menyipit hangat. Senyuman tulus terbit di balik kain cadar hitamnya, saat ia menatap lekat-lekat sepucuk surat dengan prangko khas Timur Tengah yang baru saja diantarkan kurir. Surat itu datang dari Medina Miray, sahabat penanya asal Turki. Hubungan unik yang be...