Takdir di Bangku Sebelah
Sore itu, taman bermain Alun-Alun kota dipenuhi oleh riuh rendah suara anak-anak. Di antara perosotan berwarna jingga yang mulai memudar warnanya dan ayunan besi yang berderit pelan, takdir sedang merajut sebuah cerita kecil.
Irfan Putra Nugraha, seorang anak laki-laki berkaus biru dengan rambut sedikit ikal, sedang sibuk membangun istana pasir di area bermain bawah. Ibunya duduk tidak jauh dari sana, sesekali melamba...