Hanya ada tiga orang di ruangan itu, kami berdua dan seorang guru jaga yang sedang mengerjakan sesuatu di komputer konter perpustakaan. Matahari mulai turun di ufuk barat, cahaya oranyenya menerobos masuk melalui celah-celah ventilasi dan terpantul di ubin.
“Sa,” panggilnya. Suaranya pelan, memecah keheningan perpustakaan sekolah yang lengang.
“Apa?” jawabku pelan, menoleh ke kursi di sebelahku.
“Emang bener ya dari kamu lahir, di rumahm...