Bu Lina, janda 38 tahun, bekerja sebagai penjaga toko kelontong kecil di sudut gang sempit. Tokonya tidak mewah: rak kayu tua, timbangan manual, dan satu kipas angin yang berisik. Ia tinggal berdua dengan putrinya, Nia, gadis 16 tahun yang baru memasuki kelas satu SMA.
Setiap sore, Raka datang. Ia anak laki‑laki 20 tahun, mahasiswa semester satu jurusan komunikasi. Ia sering lewat gang kecil itu karena jalan ini jalur paling dekat menuju rumah k...