Three Little Words

Oleh: A. F Rianti

Tepat pukul 06.00 pagi, suara alarm berdering nyaring, membangunkan Sita dari tidurnya. Bunyi itu sebenarnya sudah terdengar sejak tiga puluh menit yang lalu. Namun, Sita memilih mengabaikannya. Ia malah menarik bantal untuk menutupi kepalanya seraya menggeliat malas, seolah enggan menghadapi hari. Dengan tubuh yang masih terasa lelah, ia menyibakkan selimut, lalu menggesek-gesekkan kakinya di atas kasur demi mencari posisi nyaman—sampai akhirn...

Baca selengkapnya →