Tak Ada Surga di Telapak Kaki Ibumu
Cerita Pendek oleh Kartini F. Astuti
1987.
Selepas magrib, suamiku mengaku melihat surga. Aku bingung. Sebab, dia jarang mendengar radio yang menyetel ceramah-ceramah agama. Tidak salat. Tidak pernah mengaji. Dia bukan orang saleh. Tak ada pula tanda-tanda dia sedang di ambang kematian. Bagaimana mungkin malaikat datang dan memperlihatkannya sebuah lukisan tentang surga?
Hanya saja, baru-baru ini, dia rutin berpuasa. Ini sudah hari ke-39 dia berpuasa. Katanya, dia ingin mendapat kesaktian sebagaimana para nabi.
Wajahnya berseri-seri saat menyeruput kaldu dari semangkuk sup tulang. Dia begitu bersemangat. Ini kali pertama dia menyantap makanan mewah setelah mengeluh tak kebagian warisan dari ibunya yang meninggal seminggu lalu. Mungkin sup tulang itu adala...