Tuhan Memang Satu, Kita yang tak sama

Oleh: Remith G

That's why I can't love you in the dark

"Boleh di pelanin sedikit radionya?"

Ahmad.

Suara Maria membuyarkan lamunanku. Malam itu mendung, Jakarta macet seperti biasa — khas malam Minggu.

Aku menatapnya sebentar, lalu mengangguk.

Ia menghela napas pelan. Aku tahu hal ini akan terjadi. Sudah lama aku tahu.

7 tahun, dan kami masih berdiri di titik yang sama. Tidak maju, tidak mundur — hanya bertahan. Hanya karena cinta saja ternyata tidak pernah cuku...

Baca selengkapnya →