Wasiat Bulan

Oleh: Lina Budiarti

Bulan sudah pergi selama-lamanya. Bersedih sesering apapun dia tidak mungkin kembali. Soleh menyesali perpisahan mereka yang terlampau cepat. Tidak ada pesan, wasiat dan kesepakatan. Semuanya serba dadakan.

Sementara itu, sebulan setelah Bulan pergi, di tengah kesedihan mendalam yang dialami Soleh, selalu ada orang asing datang bergantian, menyambangi rumah duka dengan tujuan menagih hutang. Soleh tidak percaya begitu saja. Ia meminta waktu beberapa hari untuk memastikan sebuah wasiat yang mungkin disampaikan Bulan untuknya. Baru setelahnya dia akan y...

Baca selengkapnya →