Way Back Home

Oleh: kholifatussaadah

Langit terlihat cerah. Bulan sabit menggantung indah ditemani bintang gemintang yang bersinar terang.

Siapa pun yang menatapnya akan tersenyum bahagia. Tapi itu tak berlaku bagi Naira.

Gadis itu berdiri di atap gedung kantor nya. Lantai 40. Seharusnya itu menjadi tempat terbaik untuk menatap langit malam ini.

Air matanya menetes perlahan membasahi wajah cantiknya yang ditimpa sinar rembulan.

“Ma, kenapa mama meninggalkan ku sendirian. Mengapa tak m...

Baca selengkapnya →