Awalnya kepalaku terangguk-angguk ke bawah dan mata terpejam tipis-tipis, sontak tiba-tiba aku menengadah ke arah khatib yang sedang berdiri di mimbar ketika ia mengucapkan, “Wahai hadirin, ketahuilah sifat takabur adalah sifat yang berbahagia!”
Kantukku perlahan-lahan memudar demi mendengar kalimat yang ganjil itu. Dan kesadaranku semakin memulih ketika sekali lagi pria tua itu memberi nasehat Jumatnya, “Jadi hadirin, jelas sekali bahwa sif...