“Tak... Tak... Tak...” Detak jarum jam menyadarkanku setelah aku meletakkan tubuh di sandaran kursi dan meluruskan kaki. Suasana kantor sudah sangat sepi dan gelap, kecuali cahaya dari lampu yang berada di atas tempat dudukku dan di ujung ruangan. Sepertinya hujan juga sudah reda sejak tadi. Waktu hampir menunjukkan pukul sepuluh malam, aku bergegas mematikan laptop dan mengemasi barang-barangku, mematikan lampu, lalu pulang.
Jalanan di Jaka...