Za Za Za

Oleh: Azis Sulaeman

Siang itu, matahari seakan membakar bumi tanpa ampun. Aspal jalanan desa tampak bergelombang oleh fatamorgana panas. Bagas menyeka keringat yang bercucuran di dahinya menggunakan kaos oblong yang sudah basah kuyup. Napasnya terengah-engah saat tangannya menuntun motor tua kesayangannya masuk ke halaman rumah. Mesin motor itu mogok beberapa ratus meter sebelum mencapai rumah, memaksa Bagas melakukan olahraga siang yang tak direncanakan.

Namun, rasa lelah yang menggelayuti tubuh Bagas mendadak menguap b...

Baca selengkapnya →